Tips Mengelola Pekerjaan Sampingan agar Tidak Menggangu Pekerjaan Utama Anda

Punya pekerjaan sampingan, tapi kurang lancar? Baca tips-tips mengelola pekerjaan sampingan berikut ini agar tidak mengganggu pekerjaan utama dan Anda tetap cuan!

 

Tips Mengelola Bisnis dan Pekerjaan Sampingan
Image by Firmbee from https://pixabay.com/

 

Sebagian besar orang sering merasa tidak puas dengan hanya satu pekerjaan. Bisa jadi karena penghasilannya kurang, bisa juga karena waktu luang mereka terlalu banyak.

Namun, tahukah Anda jika memiliki dua pekerjaan atau bisnis sampingan itu bukanlah kondisi yang ideal?

“Tapi mau gimana lagi? Pemasukan masih kurang banyak, nih“.

Bukan kondisi ideal, bukan berarti tidak baik. Justru, selama Anda bisa mendapatkan banyak manfaat (dan cuan) dari pekerjaan tersebut, mengapa tidak?

Meski begitu, Anda perlu memperhatikan banyak hal agar pekerjaan atau bisnis sampingan Anda berjalan dengan lancar.

Waktu, pikiran, dan tenaga Anda hanya satu, tapi pekerjaan Anda lebih dari satu. Pasti Anda butuh extra tips agar keduanya bisa berjalan dengan baik dan memberikan penghasilan sesuai ekspektasi Anda.

Jadi, apa saja yang perlu dilakukan?

Berikut beberapa tips mengelola pekerjaan sampingan yang dapat Anda jadikan pedoman agar penghasilan dari bisnis sampingan Anda juga tidak kalah bagus dengan pekerjaan utama Anda.

 

to do list
Image by StockSnap from https://pixabay.com

Tips #1: Kelola Waktu Anda dengan Baik

Satu pekerjaan saja sudah membuat Anda cukup sibuk, apalagi dua?

Karena itu, hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah mengatur waktu agar Anda bisa mengelola pekerjaan sampingan Anda tanpa mengabaikan pekerjaan utama Anda.

Bagaimana caranya?

 

1. Gunakan Buku Agenda untuk Mencatat Jadwal Kegiatan Anda

Catat jadwal aktivitas Anda dengan baik. Tanggal, waktu, tempat, hingga nomor kontak orang terkait.

Ini hukumnya wajib!

Bedakan agenda untuk pekerjaan utama dan pekerjaan sampingan Anda, ya. Jangan ada yang terlewat atau tercampur.

Meeting, deadline tugas, dan detail lainnya harus Anda pastikan agar jadwalnya tidak bertabrakan.

Siapkan waktu 15-30 menit setiap hari untuk mengecek kembali jadwal aktivitas harian di agenda Anda sebelum dan sesudah memulai pekerjaan.

Dengan begitu Anda tidak akan melewatkan pekerjaan utama Anda atau melupakan pekerjaan sampingan Anda.

 

2. Diskusikan Kondisi Anda dengan Atasan Anda

Jangan merahasiakan pekerjaan sampingan dari atasan Anda.

Mereka yang menggaji Anda sangat perlu tahu kondisi pekerjaan Anda.

Beritahu mereka jika Anda sedang belajar mengelola pekerjaan sampingan. Sampaikan detail pekerjaan sampingan Anda dengan baik.

Atasan yang baik pasti akan memahami dan mendukung Anda, selama pekerjaan sampingan Anda tidak mengganggu performa Anda di kantor.

Anda juga bisa sangat terbantu karena bisa jadi atasan Anda akan mengatur jadwal kerja Anda di kantor, seperti jadwal lembur dan jadwal kerja di hari libur yang bisa ditiadakan atau diatur kembali khusus untuk Anda.

 

3. Buatlah Daftar Tugas (To Do List)

Selain menulis detail pekerjaan pada agenda, Anda juga perlu menyusun daftar tugas (to do list).

Mengapa? Karena Anda manusia yang bisa lupa atau melewatkan sesuatu.

Apalagi Anda memiliki dua pekerjaan, sudah pasti ada banyak yang perlu Anda selesaikan.

Selain itu, daftar tugas yang Anda buat akan sangat membantu Anda untuk mengelola pekerjaan sampingan.

Selalu cek dan prioritaskan tugas kerja Anda, ya. Dengan begitu Anda bisa tahu pekerjaan yang sudah atau belum beres.

 

4. Mintalah Bantuan Sekitar Anda Jika Perlu

Pekerjaan sampingan akan selalu menguras waktu, tenaga dan pikiran. Jadi, jangan sungkan untuk meminta bantuan pada orang-orang di sekitar Anda.

Teman, pasangan, keluarga, atau tetangga Anda yang memiliki keahlian sesuai kebutuhan Anda.

Pekerjaan harian yang tampak remeh namun penting, seperti memasak, membersihkan rumah, mencuci baju, bisa Anda serahkan pada mereka.

Karena mereka hanya membantu, Anda harus siap untuk cadangan lain, misalnya menyewa jasa katering, laundry, penitipan anak, dan lainnya.

Anda juga bisa mulai mempersiapkan persediaan makanan cepat saji dan snack agar Anda tidak bingung saat tiba-tiba lapar.

 

5. Disiplin Terhadap Jadwal yang Sudah Anda Buat

Membuat agenda sudah, to do list juga sudah. Selanjutnya, Anda hanya perlu mendisiplinkan diri dengan jadwal yang Anda buat.

Selalu pastikan jadwal dan tugas kerja Anda selesai tepat waktu. Jika Anda terlalu sering melewati jadwal, sangat mungkin Anda akan bingung dan panik nanti.

Waktu istirahat Anda bisa berkurang dan rencana pekerjaan lain pun akan terganggu.

Karenanya, jadilah disiplin agar pekerjaan utama dan pekerjaan sampingan Anda bisa berjalan lancar.

 

 

christmas party
Image by Jill Wellington from https://pixabay.com/

Tips #2: Kelola dan Atasi Stress Anda

Tenaga, waktu dan pikiran yang terkuras setiap hari pasti membuat Anda lelah. Apalagi jika Anda harus mengerjakan lebih dari satu pekerjaan dalam seminggu.

Kelelahan yang tidak berjeda bisa membuat Anda mengalami stres, lho.

Pekerjaan yang semakin banyak, deadline semakin dekat, konflik dengan rekan kerja juga bisa menjadi penyebab stres.

Stres yang tidak dikelola, bisa membuat pekerjaan terhambat, bahkan mengganggu fisik dan mental Anda.

Agar Anda terhindar dari hal tersebut, cobalah untuk mengelola stres Anda dengan tips-tips berikut.

 

1. Membiasakan Diri dengan Jadwal yang Padat

Kesibukan yang bertambah pasti akan membuat Anda kaget.

Tapi, Anda tidak akan kaget lagi jika Anda bisa menerima keadaan dan membiasakan diri dengan kesibukan yang semakin padat.

Sama halnya saat Anda berpindah peran dari pelajar/mahasiswa menjadi pekerja, pasti awalnya kaget namun seiring waktu menjadi terbiasa.

Pahami bahwa mengelola pekerjaan sampingan memang tidak mudah, dan pasti membutuhkan kekuatan dan kesabaran yang sangat ekstra.

Motivasilah diri Anda, ingat tentang keuntungan dan manfaat dari pekerjaan yang Anda lakukan demi tercapainya tujuan hidup Anda.

 

2. Luangkan Satu Hari dalam Seminggu untuk Bersantai

Sebagian orang merasa bahwa pekerjaan adalah alasan mereka hidup. Benar, tapi tidak 100%, ya.

Orang yang terlalu cinta pada pekerjaannya terkadang lupa bahwa badan dan pikirannya butuh beristirahat sejenak.

Ingatlah, bahwa bersantai sesaat juga penting untuk menjaga kesehatan pikiran dan badan Anda.

Tidak perlu banyak waktu, Anda bisa meluangkan satu hari dalam seminggu sebagai waktu wajib istirahat.

Jalan-jalan ke mall, menonton film, membaca buku, atau sekadar rebahan saja di rumah juga cukup, kan?

 

3. Jangan Lupakan Orang-orang di Sekitar Anda

Selama waktu istirahat, jangan lupakan orang-orang di sekitar Anda, ya.

Pasangan, keluarga, teman, dan tetangga Anda adalah orang-orang terdekat yang akan membantu saat Anda merasa kesulitan.

Luangkan waktu untuk berkomunikasi dengan mereka, bisa melalui telepon singkat, video call, atau makan siang sederhana di luar rumah.

Selalu jaga hubungan baik dengan mereka meski tidak sedang berdekatan, misalnya selalu memberi respon pada post mereka di media sosial, atau sekadar chatting untuk menanyakan kabar.

 

4. Jangan Lupa untuk Mencukupi Kebutuhan Tidur Anda

Akibat pekerjaan yang banyak, waktu tidur bisa berkurang. Termasuk Anda yang sedang mengelola pekerjaan sampingan.

Padahal tidur adalah kebutuhan wajib tubuh.

Untuk itu, jika Anda bingung menentukan waktu tidur, Anda harus mengaturnya mulai sekarang.

Anda bisa menetapkan waktu mulai kerja dari pukul 04:00 pagi, dan memastikan pekerjaan selesai sebelum pukul 21:00 malam.

Selain itu, Anda juga bisa memanfaatkan istirahat siang untuk nap time selama 15-30 menit agar konsentrasi dan kesegaran pikiran Anda meningkat.

 

5. Beri Reward yang Layak kepada Diri Anda

Anda sudah bekerja keras, penghasilan Anda juga pasti bertambah. Maka, tidak ada salahnya jika Anda memberi reward pada diri Anda.

Makan makanan enak yang sehat, mengganti gadget lama dengan gadget baru sesuai kebutuhan, atau membeli barang yang Anda inginkan sejak lama, bisa menjadi opsi reward Anda.

Ingatlah, bahwa Anda juga perlu menghargai diri Anda sendiri.

Reward tersebut juga bisa menjadi penambah motivasi Anda untuk bekerja giat dan lebih bersemangat.

 

6. Usahakan Bisnis Anda tetap Dekat dengan Anda

Menjadi pekerja kantor membuat Anda harus melakukan perjalanan ke luar rumah.

Perjalanan dari rumah ke kantor yang jauh bisa menguras energi Anda, apalagi jika Anda memiliki dua pekerjaan yang tidak searah lokasinya.

Maka, cara terbaik agar Anda bisa tetap menjaga energi Anda adalah dengan menempatkan pekerjaan sampingan sedekat mungkin dengan Anda.

Bila memungkinkan, Anda bisa menjadikan bisnis sampingan Anda 100% online.

Dengan demikian, Anda bisa mengelola pekerjaan sampingan Anda dari jarak jauh, sehingga energi dan waktu Anda bisa bertahan lebih lama.

 

 

Kerajinan tangan keramik sebagai hobi
Image by Gyae Min from https://pixabay.com/

Tips #3: Maksimalkan Hasil dari Bisnis dan Pekerjaan Sampingan Anda

Sebagian orang meremehkan pekerjaan sampingan, sebabnya karena penghasilan yang didapat tidak pasti dan nilainya dianggap kecil.

Padahal, bisa jadi itu hanya di awal saja. Pekerjaan sampingan yang dilakukan dengan serius, bisa menghasilkan lebih banyak dari pekerjaan utama, lho!

Kalau tidak serius mengelola pekerjaan sampingan, bisa jadi yang Anda dapatkan hanya lelahnya saja.

Caranya serius? Tentu saja dengan mengelolanya secara maksimal.

Berikut tips yang bisa Anda ikuti agar pekerjaan sampingan bisa memberikan nilai lebih untuk Anda.

 

1. Pilih Bisnis Sampingan dari Hobi Anda

Hobi yang Anda gemari bisa menjadi sumber pemasukan Anda, lho! Opsi pertama yang tepat untuk Anda yang bingung memulai pekerjaan sampingan.

Misalnya, Anda suka mengoleksi mainan seperti Hot Wheels, Gundam, atau action figure lainnya.

Cobalah untuk lebih serius dengan berburu koleksi mainan yang langka, lalu Anda bisa menjualnya kepada kolektor lain dengan harga yang lebih tinggi. Keuntungannya menarik, kan?

Tidak suka mengoleksi barang langka?

Ada banyak hobi yang bisa Anda jadikan pekerjaan sampingan.

Segala keterampilan yang Anda kuasai hingga mahir karena hobi, bisa menjadi modal Anda.

Mahir fotografi? Coba ikut Wedding Organizer, atau jual jasa fotografi Anda secara pribadi.  Mahir desain grafis? Coba buka jasa pembuatan logo atau karikatur. Mahir memasak? Coba jual hasil masakan Anda secara online.

Banyak, kan? Coba renungkan dan mulai rencanakan, ya!

Karena pekerjaan sampingan yang dimulai dari hobi pasti akan terasa lebih mudah dan menyenangkan saat dilakukan.

 

2. Istirahatlah Sebelum Memulai Mengerjakan Bisnis Sampingan Anda

Namanya pekerjaan sampingan, Anda pasti mengelolanya setelah pekerjaan utama Anda selesai.

Namun, jangan lupa untuk melepas penat sejenak setelah lelah dengan pekerjaan utama Anda.

Luangkan waktu 30 menit untuk beristirahat, sebelum memulai pekerjaan sampingan Anda. Menikmati secangkir kopi di kafe, membaca bacaan ringan, atau sekadar membuat teh hangat di rumah.

Dengan cara ini, Anda bisa terhindar dari depresi atau stres, dan bisa kembali fokus dengan pekerjaan Anda selanjutnya.

Pikiran yang fokus dan semangat yang tinggi akan membuat pekerjaan sampingan Anda bisa dilakukan dengan lebih baik, dan hasilnya pun bisa lebih memuaskan.

 

3. Fokuslah pada Satu Pekerjaan di Satu Waktu

Pekerjaan utama Anda belum selesai, namun Anda juga harus menyelesaikan tugas lain untuk pekerjaan sampingan Anda?

Sebagian orang yang berada di posisi tersebut, cenderung mengerjakan pekerjaan sampingan sambil menyelesaikan pekerjaan utamanya yang tertunda.

Padahal, itu kebiasaan yang buruk. Anda bisa menjadi mudah lelah karena sering berganti fokus, sehingga pekerjaan Anda menjadi tidak efektif.

Hal ini bisa terjadi jika Anda tidak disiplin. Karena itu, usahakan untuk menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal.

Jika tiba-tiba ada email kantor di luar jam kantor, buka saja esok hari. Tetap fokus pada pekerjaan sampingan Anda di luar jam kantor.

Fokus yang tertuju pada satu pekerjaan akan memudahkan Anda mencapai hasil yang maksimal.

Selain itu, Anda bisa mengerjakan lebih banyak pekerjaan dengan hasil yang lebih baik.

 

 

Intinya, kelola pekerjaan sampingan Anda dengan serius dan fokus yang sama saat Anda mengerjakan pekerjaan utama Anda.

Sangat wajar di awal, bila Anda merasa tidak puas dengan hasil pekerjaan sampingan Anda.

Tetap jaga fokus Anda dengan pekerjaan utama, dan rancang kembali bisnis sampingan Anda sepulang kerja.

Jika Anda merasa kewalahan atau terlalu lelah karena banyak pekerjaan, jangan memaksakan diri. Pertimbangkan untuk melepas satu pekerjaan demi menjaga kesehatan mental dan badan Anda.

Selalu ingat untuk beristirahat dan bersantai sejenak dengan orang-orang di sekitar Anda, ya.

Semoga pekerjaan Anda lancar, selalu sehat dan selalu beruntung.

 

Happy working!

 

 

Bagikan kepada teman-teman Anda...

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *